Mengatasi Situs Blog yang Gagal Diakses dan Solusinya

Table of Contents

Beberapa hari lalu, situs web atau blog jejakimpresi.com mengalami kendala saat ingin mengaksesnya. Hal tersebut tentu bukan karena tanpa alasan. Sebab seharusnya saya perlu gercep agar situs blog tidak mengalami hal serupa.

Yaa, namanya baru pertama kali menggunakan domain TLD dan masih perlu banyak belajar tentang perintilannya pula. Alhasil akibat dari kurang gercep itu dibuat panik sendiri. Sebab tiba-tiba blog saya tidak bisa diakses.

Semua berawal dari hosting yang saya gunakan, ternyata sudah kadaluarsa. Pada awalnya, saya membeli paket hosting gratis domain. Yaaa walaupun saya menggunakan blogger, tapi saya memilih membeli hosting. Padahal kan, kalau membuat blog di blogger tidak perlu hosting lagi. Karena google sudah menyediakan walaupun tidak banyak, tapi cukup untuk saya sih. 

Mengatasi Situs Blog yang Gagal Diakses dan Solusinya
Mengatasi Situs Blog yang Gagal Diakses dan Solusinya 


Eh, tapi hosting itu apa sih?

Hosting itu ibarat rumah tempat menyimpan segala yang kita miliki, sedangkan domain adalah alamat rumah kita. Nah, penjelasan sederhananya seperti itu.

Saat itu saya memang sengaja tidak ingin memperpanjang hosting dan hanya memperpanjang domain blog. Saya kira, tidak perlu otak-atik dan langsung bisa menyesuaikan. Akan tetapi beberapa hari kemudian, blog tidak dapat diakses. Jangan tanya bagaimana panik dan bingungnya saya, walau masih terlihat biasa-biasa saja. Eh, loh maksudnya bagaimana? *maksudnya diluar masih terlihat sok cool sedangkan pikiran yang berkecamuk, haha.

Jurus jitu kalau sedang bingung dengan masalah blog, tentu saja saya mencari jawaban juga di internet utamanya dari pengalaman orang-orang yang mengalami hal yang sama. Namun sayangnya, saya tidak menemukan jawaban ataupun solusi.

Berselancar di forum-forum dan membaca artikel sana-sini, pun mempraktekkannya masih belum menemukan titik temu. Akhirnya saya memutuskan untuk menanyakan kepada penyedia hosting melalui email karena sudah kepalang kabut.

Oh ternyata… tidak serumit yang ada dipikiran saya. Dalam mengatasi blog ini saya hanya perlu melakukan empat langkah sederhana saja. Utamanya masalah tentang tidak memperpanjang hosting dan hanya memperpanjang domain blog, yang mengakibatkan SSL berstatus tidak ditemukan atau gagal. Sehingga blog tidak dapat diakses seperti biasanya. Adapun empat langkah sederhana tersebut antara lain:

Abaikan Notifikasi Hosting 

Poin pertama biarkan atau abaikan notifikasi tentang masa kadaluarsa hosting dan sebisa mungkin setting nonaktifkan pembayaran secara otomatis. Sehingga hosting tidak dapat diperpanjang. Cuekin saja kalau ada notifikasi tentang hal serupa. 

Namun pastikan bila domain tetap dalam keadaan aktif, atau setting pembayaran secara otomatis, agar domain tetap dimiliki oleh Teteman.

Memperbaiki DNS untuk Root Domain (@)

Poin kedua yakni memperbaiki DNS root domain dengan masuk ke akun penyedia hosting. Pilih edit DNS dan hapus A record yang bukan IP google yakni (84.32.84.32). Kemudian sisakan hanya 4 A record ke IP blogger, seperti berikut:

216.239.32.21

216.239.34.21

216.239.36.21

216.239.38.21

Setelah mengubah DNS, tunggu hingga ±1–3 jam (maksimal 24 jam) lalu tes blog, apakah sudah bisa diakses ataukah belum?

Ngomong-ngomong, saat itu blog saya masih belum bisa diakses, padahal langkah-langkah yang diberikan sudah dilakukan. Kini masalah baru pun muncul diketerangan saat ingin mengaktifkan HTTPS yakni “Tidak ditemukan-Sertifikat SSL https gagal diproses karena terjadi error internal. Domain tidak dapat ditemukan.”

Entah, apakah memang saya yang kurang sabar menunggu proses propagasi DNS, sehingga muncul keterangan seperti itu. Akhirnya, saya cuekin dulu blog dan kembali nanti-nanti, haha. *Mencoba menenangkan pikiran.

Saat saya mencoba menghubungi pihak penyedia hosting tentang masalah ini, akhirnya saya menemukan solusinya.

Pastikan Domain Dikenali Blogger 

Poin ketiga pastikan alamat domain yang diisi di setelan Domain Custom berawalan “www”. Seperti halnya milik saya yakni www.jejakimpresi.com.

Cek CNAME Verifikasi di Blogger 

Poin keempat kalau misalnya blogger menampilkan kode CNAME yang berbeda dari yang tersimpan di DNS, sebaiknya di update dengan kode CNAME yang baru agar CNAME di DNS sama persis. Lalu aktifkan lagi HTTPS di blogger dan tunggu hingga proses internal blogger selesai antara satu hingga tiga jam.

Kemudian akhirnya… blog saya dapat diakses kembali. Yeay!!! Sungguh, ini pengalaman yang menyenangkan. Iya menyenangkan saat pusing mencari solusi, berkecamuk mendapatkan jawaban dan tetek bengeknya. Pun bisa jadi, peristiwa ini menjadi salah satu sumber pembelajaran yang tanpa sadar telah meng-upgrade diri tentang dunia per-blogger-an yang luas ini. 

Lalu bagaimana dengan Teteman? 


Hikmatul Ika
Hikmatul Ika Manusia yang menyukai dunia kepenulisan, baik sebagai blogger dan pengarang.

Post a Comment